Cara menanam cabe rawit dan keriting agar berbuah lebat

cara menanam cabe rawit dan keriting agar berbuah lebat

Hallo sahabat budidaya cabe, kali ini saya akan membahas cara menanam cabe rawit dan keriting yang baik dan benar agar berbuah lebat di sawah.

Mungkin cara menanam cabe kali ini cocok untuk pemula yang sedang ingin berbudidaya cabe, karena yang akan saya bagikan berupa cara dasar menanam cabe rawit dan keriting agar berbuah lebat dan tumbuh dengan subur dan cepat besar.

Dan berikut langkah-langkah cara menanam cabe yang harus di perhatikan.

  • Pemilihan jenis cabe yang berkualitas unggul.
  • Persiapan lahan tanaman cabe.
  • Cara pemupukan dasar lahan pohon cabe.
  • Proses penanaman cabe.
  • Cara merawat pohon cabe yang baik dan benar.

  • Pemilihan Jenis bibit cabe yang berkualitas unggul.

Untuk pemula saya sarankan agar membeli bibit cabe yang berpolybag yang sudah siap tanam, hal ini akan sedikit meminimalis waktu dan tenaga kita, dari pada kita melakukan penyemaian cabe sendiri yang jelas akan memakan waktu dan hasil juga belum tentu cocok dengan harapan kita.
Untuk jenis bibit cabenya terserah kalian, sesuaikan dengan kesuburan tanah sawah anda.

Di indonesia sendiri banyak sekali jenis cabe keriting dari jenis cabe rawit yang mempunyai keunggulan masing-masing. Yang terpenting anda memilih jenis bibit cabe yang berpontensi bagus cocok dengan kesuburan tanah sawah anda sehingga pohon cabe mampu memproduksi buah yang maksimal, berbuah lebat dan mendapatkan hasil panen yang melimpah.

  • Persiapan cangkulan lahan tanaman cabe.

Cangkulan tanah juga merupakan salah satu faktor suksesnya dalam budidaya cabe, jika cangkulan lahan cabe baik dan benar hal ini akan memudahkan proses pertumbuhan pohon cabe kedepannya.
Dan berikut ciri-ciri cangkulan bedengan yang baik da  benar.
  • Tinggi bedengan sekitar 20 cm
  • Lebar bedengan 100 cm
  • Bedengan rapi dengan tanah yang lembut siap untuk proses pemlastikan.


  • Cara pemupukan dasar yang baik dan benar.


Sebelum proses pemlastikan dilakukan, silahkan anda melakukan pemupukan dasar tanaman cabe.
Silahkan anda bedah bedengan menjadi 2 kiri dan kanan, kemudian anda masukan pupuk dasar organik seperti pupuk kandang, kalau bisa anda gunakan jenis pupuk kandang kambing karena menurut saya jenis pupuk ini mempunyai kualitas yang bagus untuk pertumbuhan tanaman.
Di tambah pupuk TS, obat uret dan bisa dengan jenis pupuk lainnya.
Kemudian tutup kembali bedengan dengan tanah yang lembut dan rapikan.

  • Proses penanaman cabe.

Setelah semua selesai kini proses penanaman, namun sebelum proses ini di lakukan silahkan anda melakukan proses pemlastikan bedengan terlebih dahulu, tutupi bedengan dengan plastik bedengan yang bisa anda beli di toko pertanian di sekitar anda dengan lebar plastik bedengan 120 cm, dengan jarak pohon 40 persegi.

Kemudian silahkan berikan lagi pupuk di lubang area pohon cabe untuk dasar pertumbuhan bibit cabe, kemudian tutup kembali pupuk dalam lubang tersebut dengan ketebalan 5cm, agar tanaman cepet tumbuh besar dan subur.

Jika semua sudah siap, silahkan anda mulai proses penanaman sesuai dengan ukuran yang sudah di tentukan.

  • Cara merawat tanaman cabe yang baik dan benar.

Agar tanaman cabe anda tetap tumbuh dengan subur dan cepet berkembang jangan lupa untuk melakukan perawatan tanaman cabe yang baik dan benar, dan cara merawat tanaman cabe yang baik dan benar meliputi,

1. Pemupukan tanaman cabe

Silahkan berikan pupuk secara berkala mulai dari usia tanaman cabe berusia 10 hari dari masa tanam, untuk jenis pupuknya silahkan anda berkonsultasi dengan toko pertanian yang sesuai dengan kebutuhan pohon cabe anda.

2. Penyiangan pohon cabe.

Yang kedua jangan lupa untuk melakukan penyiangan di area batang pohon cabe, jangan biarkan rumput-rumput liar tumbuh di kawasan pohon tersebut.
Pemangkasan Tanaman cabe.
Ketika pohon cabe sudah mulai bercabang silahkan anda lakukan pemangkasan ranting pohon, tujuan dari pemangkasan ini agar pohon cabe tumbuh ke atas dan mempunyai batang yang kuat dan kokoh.

3. Pemberian Ajir.

Ketika  pohon cabe sudah mulai tinggi, silahkan berikan ajir dari bambu yang sudah di belah-belah kecil sekitar ukuran tinggi 1 meter dan dengan ketebalan 10 cm. Kemudian ikat batang pohon cabe dengan ajir menggunakan tali rafia. Tujuan dari pemberian ajir ini agar pohon cabe tidak roboh ketika terkena angin ketika melanda tanaman.

4. Peraliran air lahan tanaman cabe.

Peraliran juga sangat di perlukan dalam budiaya cabe, usahakan untuk peraliran air selalu lancar ketika di butuhkan, selalu cek perkembangan pohon cabe, jika tanah sudah mulai kering segeralah untuk melakukan peraliran air ke area lahan tanaman cabe.

5. Penyemprotan Pohon cabe.

Runtinkan untuk melakukan pemyemprotan tanaman cabe dari mulai usia dini sampai usia panen, untuk penyemprotan awal saya biasanya menggunakan obat jenis daun seperti antracol untuk membasmi hama yang akan menyerang daun cabe, untuk selanjutnya anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan pohon cabe anda, proses penyemprotan biasanya saya lakukan 3 hari sekali rutin sampai panen.

Demikian artikel kali ini tentang budidaya cabe- cara menanam cabe rawit dan keriting agar berbuah lebat.

Semoga bermanfaat dan semoga sukses dalam budidaya cabe, terima kasih.
Cikal Mari Bertanam Untuk Penghijauan.

Belum ada Komentar untuk "Cara menanam cabe rawit dan keriting agar berbuah lebat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel